Cita – Cita

Cita – Cita

Cita – cita itu boleh saja setinggi langit… tapi bedakan cita – cita dengan mimpi. cita – cita membutuhkan strategy,kemauan, perjuangan, dan dukungan lingkungan sekitar sedangkan mimpi.. adalah sesuatu yang bisa dibilang mustahil untuk terjadi makanya dibilang mimpi (sesuatu yang tidak nyata) sehingga membutuhkan faktor keberuntungan atau kebetulan.

banyak yang tidak percaya dengan kebetulan (termasuk saya) dan juga tidak percaya dengan keberuntungan, saya dan mereka yang sependapat akan mengatakan bahwa segala kebetulan adalah suatu rencana awal yang akan indah akhirnya yang sudah diatur oleh Tuhan dan keberuntungan akan terjadi karena hasil kerja keras kita.

sehingga semakin kita bekerja keras semakin besar kemungkinan kita beruntung dan semakin besar kita menemui “kebetulan-kebetulan” yang akan membawa kita menggapai mimpi kita. nah, kemudian cita – cita, bukankah cita – cita adalah bagian dari mimpi kita?layaknya mimpi adalah segerombol buah anggur, cita – cita adalah tangkai yang menyatukan anggur – anggur tersebut. ketika kita mempunyai cita -cita, pasti kita mempunyai mimpi sebagai gambaran besarnya dan sebaliknya.

mimpi saya adalah jalan – jalan keliling dunia, dan saya sedang memulai rencana perjalanan dengan memenuhi terlebih dahulu apa yang sudah saya cita – citakan.

Tentang Melynessa

kata orang, pertama kali liat, kesannya aku tuh orangnya sombong n judes.. tapi kalo da senyum katanya kesannya orang yang ramah n baik. hehe.. banyak juga yang bilang ini itu.. but you will know me after u become my friend ..so enjoy with me

Satu Tanggapan »

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s